Kurikulum 2012

Dalam penyelenggaraan program-programnya, PSTK FT-UNILA mengacu kepada visi dan misi Univeritas Lampung yang kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk visi, misi dan tujuan PSTK.  Untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah dirancang, PSTK merencanakan strategi pengembangan program yang akan dilaksanakan dalam jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi maupun bahan kajian dan pelajaran serta cara penyampaian dan penilaiannya yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar di perguruan tinggi (Pasal 1 Butir 6 Kepmendiknas No. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa). Kurikulum berbasis kompetensi (KBK) adalah perangkat formal yang amat strategis untuk melandasi manajemen pembelajaran dan pendidikan secara komprehensif utuh di perguruan tinggi. Sangat penting disadari bahwa lulusan perguruan tinggi harus dirancang menjadi agen perubahan dengan kompetensi tinggi, memenuhi kualitas pada aspek ilmu pengetahuan, keterampilan, sikap mental dan etika terpuji, serta nilai-nilai (values) yang baik bagi kehidupan secara utuh. Berdasarkan pembelajaran di perguruan tinggi, para lulusan akan melanjutkan pembelajaran penerapan ilmu dan pembelajaran lanjut pada konteks belajar sepanjang hayat. Pembelajaran penerapan ilmu secara menerus dikehendaki sukses membawa kebaikan bagi diri pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan. Kurikulum yang menjadi landasan pembelajaran dalam abad 21 ini harus dikembangkan secara periodik agar tidak ketinggalan dan dapat selalu menyesuaikan relevansi melalui adaptasi terhadap perubahan di tingkat dunia, nasional, dan lokal. Sarjana Teknik kimia secara profesional harus dapat berperan sebagai engineer dalam bidang industri, konsultan, administrator dalam pemerintahan, sebagai tenaga pengajar dan peneliti dalam lingkungan akademis. Dalam rangka menyiapkan sarjana Teknik kimia yang siap menghadapi tantangan di era globalisasi ini perlu dipahami tantangan apa saja yang harus dihadapii mereka. Salah satu tantangan yang ada sekarang ini adalah masalah krisis energi, khususnya energi fosill (BBM). tantangan-tantangan tersebut harus bisa dijawab oleh  sarjana Teknik kimia. Semakin meluasnya spektrum keahlian dibidang Teknik kimia, maupun bidang aplikasinya, serta adanya berbagai kendala dan keterbatasan sumber daya yang ada, mendorong pendidikan Teknik kimia untuk dapat memberikan alternatif pilihan yang diutamakan pada segmen – segmen tertentu dibidangnya. Untuk dapat menguasai pilihan tersebut maka haruslah dilandasi dan dibekali kemampuan dasar yang memadai. Menjawab tantangan tersebut maka Jurusan Teknik kimia Fakultas Teknik Universitas lampungi memberikan mata kuliah pilihan yang berkaitan erat dengan permasalahan yang dihadapi dewasa ini, dalam perubahan kurikulum yang dilakukan. Tentunya kurikulum ini disesuaikan dengan keterbatasan sumber daya yang ada, waktu pendidikan dan tersedianya potensi lokal yang memiliki peranan strategis yang menunjang pembangunan bangsa.